Dengan Nama Allah

Semoga Allah membuka ruang hati untuk diisi dengan manfaat dan meletakkan DIA di tempat yang KUKUH dan TEGUH.Segala isi manfaat di dalam blog ini dibenarkan untuk di kongsi bersama,copy paste dan sebagainya.dengan menyatakan link blog ini.semoga Allah REDHA~!

JITIS

Friday, September 27, 2013

menjadi diri

bismiLLAH

BERUBAH



Pada satu hari yang indah, Nuha dan Sarah pergi berjalan-jalan di taman bunga. Bunga-bunga yang meliuk lent0k engikut pesona angin memberi ketenangan kepada setiap pandangan mata mereka.

Dan pada itulah, setiap zikir kepadaNya terluah kata..

" Untungnya kalau kita jadi macam dia. Dah la baik, s0pan, pandai. Semua benda baik dia ada. " Nuha bersuara.

Sarah terdiam, dan teru mendengar luahan hati sahabatnya. Mereka sering berk0ngsi suka dan duka bersama.

" Kita ni, dah la biasa-biasa.  Malas pula tu. Perangai pun tak seberapa. Nak jadi macam dia lah. "

Sarah memandang Nuha, dan tersenyum.

" Nuha, lihat bunga matahari ini. Sendainya matahari ini di klonkan dengan bunga ros, agak-agak masih akan nampak tak kecantikan kedua-dua bunga itu? "

Nuha menggeleng kepala. Taktik sudah mengena.

" Setiap bunga, masing-masing ada kecantikannya sendiri, kan? bunga matahati ini, walaupun kelopaknya hanya kecil dan panjang, tapi masih mampu menyerlahkan suasana yang menawan hati kita. Begitu juga dengan bunga ros. Walaupun berduri di batangnya, tapi kelopak mekar berwarna merah dan putih ini menjadikan bunga ros ini mampu berdiri atas kecantikannya sendiri, tanpa menumpang kepada kecantikan bunga yang lain, meskipun masing-masing ada kelemahan yang berbeza.."



" Begitu juga dengan manusia, Nuha. Kadangkala Allah tetapkan situasi sekelilingnya mempengaruhi suasana yang baik, dan menghasilkan peribadi dan akhlak yang baik. "

" Namun, bukan hanya orang yang baik sahaja yang layak menikmati keindahan iman di dunia, tetapi juga insan-insan yang lemah seperti kita ini, masih mampu memiliki bahagianya taqwa. "

Nuha berkerut kening untuk memahaminya.

" Tak faham la Sarah. Apa saja keindahan iman yang kita akan rasa kalau perangai kita tak elok, malas, tak macam orang-orang baik tu? Apa salahnya kita tiru perangai dia dan jadi macam dia. "

Sarah hanya tergelak kecil melihat telatah Nuha.

" Begini, Nuha. MENJADI DIRI SENDIRI itu adalah satu kurniaan terbesar Allah terhadap setiap hamba bergelar manusia. Manusia diciptakan dengan jiwa dan iman, dan akalnya masing-masing. Menjadi atau meniru peribadi orang lain dan melupakan kelemahan diri itu adalah satu perkara yang sia-sia."

Sarah melontarkan pandangannnya melihat bunga-bunga yang masih menari mengikut tiupan angin yang lembut membelai jiwa.
bicaranya disambung semula

" Sebenarnya, setiap KELEMAHAN yang Allah letakkan dalam diri manusia itu adalah satu ANUGERAH TERINDAH buat setiap hambaNya. Mengapa? Kerana dengan setiap KELEMAHAN itulah menjadi JEJAK HAMBA KEMBALI KEPADA TUHANNYA. Semakin banyak kelemahan manusia itu, dengan usaha dirinya untuk bertaubat dan perbaiki kelemahan, maka semakin BANYAK langkah hamba itu untuk kembali kepada Allah dan memperbaiki diri sendiri. "

" Jadi, mengapa perlu kita menjadi orang lain saat Allah menitipkan jejak-jejak langkah pulang kita kepadaNya berupa kelemahan-kelemahan yang sedia ada dalam jiwa? kan? Seandainya kita betul-betul memanfaatkan KELEMAHAN DIRI KITA, kita akan berusaha untuk memperbaiki setiap satunya, dengan harapan Allah menjaga dan menerima amalan kita. Bagi sarah, cara sebegitu lebih baik untuk kita berubah dan MENJADI DIRI sendiri, atas kelemahan yang kita ada. "



Nuha termenung panjang.

" Tak sangka, kan? Kelemahan yang Allah jadikan dalam diri manusia ini pun kita b0leh jadikan sebagai jejak langkah pulang kita kepadaNya. SubhanaLLAH. Nuha tak pernah terfikir pun. Selama ini Nuha fikir yang orang baik itu saja yang tahu bagaimana jejak langkah pulang kepada Alllah, tapi Nuha silap.

" Sebenarnya menjadi diri sendiri dengan MENGAKUI dan MEMANFAATKAN KELEMAHAN DIRI dengan USAHA MEMPERBAIKI itu lebih baik daripada meniru untuk menjadi orang lain, dan ketepikan JEJAK PULANG kepadaNya berupa kelemahan diri tersebut. "

Sarah mengangguk. Nuha tersenyum.

" Allah itu Maha Penyayang, Nuha. Setiap kelemahan yang kita ada ni bukan sia-sia Dia cuptakan untuk hambaNya. Tapi Dia ingin melihat sejauhmana kita ambil langkah untuk berubah keranaNya dan perbaiki akhlak mengikut contoh akhlak nabi kita. "

" KELEMAHAN YANG PATUT DIRAIKAN DENGAN TAUBAT ITU LEBIH BERSERI DARIPADA KEBAIKAN YANG DIRAIKAN DENGAN RIAKNYA DIRI.. "

" just be y0urself, and make it better. :) "

Allahu a'lam

No comments:


Binnabil Huda - Unic
Mp3-Codes.com