Dengan Nama Allah

Semoga Allah membuka ruang hati untuk diisi dengan manfaat dan meletakkan DIA di tempat yang KUKUH dan TEGUH.Segala isi manfaat di dalam blog ini dibenarkan untuk di kongsi bersama,copy paste dan sebagainya.dengan menyatakan link blog ini.semoga Allah REDHA~!

JITIS

Sunday, March 9, 2008

ayat2 pEmbangUn jiwa...

Serial Ayat-Ayat Pembangun Jiwa
Bismillahhirrahmanirrahim...............
Mukadimah
Segala pujibagi ALLAH Ta’ala. Kepada ALLAH s.w.t kami memohon pertolongan, petunjuk, danampunan. Kami berlindung kepada ALLAH dari segala kejahatan diri dan keburukanperbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh ALLAH, maka tidak akan adayang dapat menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan oleh ALLAH maka tidakakan ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya.
“Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringtan-Ku maka baginya penghidupan yang sempit dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Ia berkata. “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?” ALLAH berfirman, “Demikianlah telah datang kepadamu ayat – ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan. (Thaha [20]: 124-126)
“maka kamu melupakannya……dan kamu akan dilupakan”
Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain ALLAH dan tidak ada sekutubaginya, Aku bersaksi Muhammad sebagai utusanNya, Insan yang tidak pandai membaca tetapi bijak dalam membaca gerak hati mad'unya .
Amma Ba’du,
Moga-mogadengan setiap perbuatanku ini berada dalam keadaan senantiasa bersyukurkepadaNya, Dia yang Esa dan tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi insan yangbergelar Muhammad bin Abdullah adalah hamba ALLAH & pesuruh-Nya. SemogaALLAh melimpahkan selawat dan salam kepadanya, kepada keluarganya yang suci,serta kepada sahabat - sahabatnya yangterpilih dan para tabi’ di segenap penjuru dunia juga kepada rakan – rakanseagamaku yang menjadi harapan kepada ibu ayah, harapan kepada agama sertamenjadi harapan besar Rasulullah s.a.w...........
Raihlah kemenangan dari
ayat-ayat pembangun jiwa....
Segala Puji bagi ALLAH.........
(Al-Fatihah[1]: 2)
Mengapa ALLAh memuji Diri-Nya?
Dalam kalimat ini, ALLah s.w.t memuji diri-Nya daam keadaan lapang dandalam kesempitan. Tidak seorang pun mungkin mendapat pujian dalam kedua keadaantersebut.
Kerna selamanya ALLAH s.w.t tidak akan pernah disandangkan kepada diri-Nyakeburukan. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Dankeburukan itu bukan kepada-Mu.” (HR Muslim)
Lihatlah ketika ALLAH s.w.tmenghancurkan orang – orang yang berbuat jahat hingga ke akar – akarnya danmenghancurkan orang – orang kafir,
Dia Berfirman,
Maka orang – orang zalim ituimusnahkan sampai ke akar- akarnya. Segalapuji bagi ALLAH, Tuhan semesta alam (Al-An”am [6]: 45)
Dan ALLAH s.w.t memulai beberapasurah dengan ayat pujian.
PerhatikanSikap Umat Terhadap Masalah Puja-Puji !!!
Di hadapan kalimah “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin”, umat manusia terbagi menjadi 3 golongan:
Pertama, golongan kufurnikmat. Manusia dari golongan ini durhaka pada nikmat secara lahir maupunbatin, durhaka dalam bentuk ucapan maupun perbuatan. Tidak mengakui puja pujiALLAH, tidak mengucapkan pujian atas nikmat – nikmat ALLAH, dan mempergunakannikmat ALLAH untuk melakukan perbuatan maksiat dan untuk memerangi ALLAH.
Kedua,golongan yang mengaku-ngaku. Mereka memuji ALLAH s.w.t dengan lisan tetapitidak memujinya melalui perbuatan. Memang mereka bersyukur secara lisan, tetapiperbuatan maksiat mereka menodai ucapan syukur itu. Demikian pula pelanggaran,tindakan melampaui batas dan tindakan memerangi ALLAH Yang Maha Esa. Golonganinilah yang paling banyak jumlahnya dari kalangan umat ini.
Ketiga, golongan al - Muwahhidun. Mereka adalahgolonagn orang – orang yang bertauhid yang memuji ALAH s.w.t dengan hati, lisandan perbuatan.
ALLah s.w.t tetap berhak dipujidalam situasi ketika kita menerima ketentuan dan takdir-Nya. Inilah kedudukanpara shiddiqin (orang – orang yang benar) di sisi ALLAH s.w.t. Kerna ALLAHs.w.t terpuji kerana Zat-Nya, tidak aib apapun yang melekat pada sifat –sifat-Nya, seluruh sifat-Nya adalah kesempurnaan, sebab itu ALLAH terpuji kernaZat-Nya.
Para Ulamamengatakan bahwa perbedaan antara puji dan syukur adalah bahwa syukur itudilakukan sebagai balasan atas adanya sesuatu yang diperbuat, sedangkan pujidilakukan bukan sebagai balasan atas adanya perbuatan. Puji lebih umumsifatnya, tidak ada perbedaan apakah yang dipuji itu melakukan kebaikan padamu,telah memberimu sesuatu atau tidak dia tetap dipuji.
Oleh alasan demikian ALLAH terpuji. Sementara syukur itu dilakukan sebagai balasan atasadanya sesuatu yang diperbuat. Engkau tidak pernah mengatakan terima kasih padaseseorang kecuali apabila dia memberikan sesuatu padamu atau berbuat baikpadamu.
ALLAH s.w.tterpuji kerana sifat – sifatnya, terpuji kerana perbuatan-Nya, sebab perbuatanALLAH semuanya baik.
Ini adalahetika pada Yang Maha Esa. Akan tetapi hanya sedikit sekali umat manusia yangmemuji ALLAH.
“Dan sedikit sekali dari hamba – hamba-Ku yangbersyukur.” (Saba’ [34]: 13)
Setiap perkara wajiblahdisandarkan kepada-Nya, baik gagal atau lulus, kenyang atau lapar, sakit atausihat, sedih atau gembira kerna Dialah Tuhan Semesta Alam.
“(yaitu Tuhan) yang telah menciptakan aku, maka Dialahyang menunjuki aku.”
(Asy-Syu’ara’ [26]: 78)
“ Dan apabila aku sakit,Dialah yang menyembuhkan aku.” (Asy-Syu’ara’ [26]: 80)

bahan= www.halaqah.net

No comments:


Binnabil Huda - Unic
Mp3-Codes.com