Dengan Nama Allah

Semoga Allah membuka ruang hati untuk diisi dengan manfaat dan meletakkan DIA di tempat yang KUKUH dan TEGUH.Segala isi manfaat di dalam blog ini dibenarkan untuk di kongsi bersama,copy paste dan sebagainya.dengan menyatakan link blog ini.semoga Allah REDHA~!

JITIS

Saturday, March 8, 2008

anak-anak masjid

Ada yang menyebutnya anak-anak pelempar batu. Intifadha memang identik sebagai perlawanan dengan batu, terutama pada Intifadha pertama, 8 Desember 1987. meski akhir akhir ini intifadha tidak hanya menggunakan batu sebagai senjata melawan kebiadaban Yahudi, namun dunia telah mencatat betapa besarnya ketakutan pasukan Zionis pada kekuatan batu- batuan Palestina ini.Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.

(Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Al Anfal: 17)Ayat yang sangat familiar di telinga kita. Ayat yang juga meyakinkan anak-anak Palestina bahwa batu-batu yang mereka lempar akan memberikan efek luar biasa pada Yahudi la’natullah ‘alaihim. Karena mereka yakin, bahwa bukan merekalah yang melempar batu-batu itu.

Tapi Allah. Allah yang melemparkannya untuk menghinakan musuh-musuhNya itu.Siapakah anak-anak itu? Siapakah pelmepar-pelempar batu itu? Mungkinkah orang-orang biasa mampu dan berani melempar batu-batu itu di hadapan zionis yang bersenjatakan peralatan modern dan canggih?Tentu tidak !!!Lalu siapa mereka????Mereka adalah anak-anak Masjid. Anak-anak yang hatinya terpaut di masjid. Mereka bukan anak-anak jalanan, namun mereka adalah anak-anak yang tertarbiyah di masjid.Di didik di masjid. Di madrasah keimanan hari-hari mereka dihabiskan. Mereka yang tiap detik dalam hidupnya diisi dengan tilawah dan dzikrullah. Mereka yang malam-malamnya dihiasi dengan munajat pada Rabbnya. Mereka yang berdiri di penghujung malam untuk mendapatkan rahmat, ampunan, dan pertolongan dari Rabbnya. Hanya pada Rabbnya mereka meminta. Ketika tak ada lagi perhatian dari orang –orang yang harusnya mereka sebut sebagai saudara, maka berkeluh kesah dan bergantung sepenuhnya pada Rabb Yang Maha Kuasa adalah keputusan terbaik yang mereka ambil yang menjadikan mereka mulia di sisi Rabbnya. Mereka yang digambarkan oleh Rasulullah SAW,Imam Ahmad dan Thabrani meriwayatkan dari sanad yang tsiqah (terpercaya) dari Abu Umamah yang mengatakan bahawa Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: Akan ada sebuah kelompok dari umatku yang akan mendapat kemenangan dalam agama ini dan mereka akan mengalahkan musuh-musuh mereka.

Mereka tidak akan diganggu oleh orang-orang yang berbeza dengan mereka, kecuali sekadar penyiksaan kesengsaraan sampai datang ketetapan dari Allah dan mereka berada di atasnya. Orang yang bercerita lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, di manakah mereka berada?” Beliau menjawab, “Mereka berada di Baitul Maqdis dan sekitarnya Tak akan sanggup orang-orang yang hatinya tidak terpaut di masjid untuk menjadi seperti anak-anak itu. Anak anak yang terus menggelorakan semangat dan perlawanan demi membela kesucian rumah Allah, kiblat pertama sebelum dipindah ke Makkah, masjid yang diagungkan bersama 2 masjid yang lain, Masjidil Haram, dan Masjid Nabawi.Anak anak yang mendirikan sholat Fajar mereka di masjid ketika sebagian besar dari umat ini masih terlelap saat muadzin memanggil mereka.Siapakah berikutnya yang akan berhasil masuk dalam barisan anakanak masjid ini??SEMOGA SAYA, inshaAllah.

No comments:


Binnabil Huda - Unic
Mp3-Codes.com